Malaysia Healthcare Travel Council : Wisata Medis Paling Efektif, Aman, dan Terdepan


#SakinahMenulis-Sebagai kota berpenduduk lebih dari 2,4 juta (Data Disdukcapil Pemko Medan 2018), Medan termasuk kota yang sibuk. Posisinya terbesar ketiga di Indonesia, serta adanya akses Bandara Internasional Kuala Namu, membuat warga Kota Medan lebih dekat berinteraksi ke luar, salah satu destinasinya adalah Negara Malaysia. Tujuan perjalanan orang Medan ke Malaysia pun beragam, mulai dari memuaskan dahaga travelling, hingga untuk berobat (wisata medis).

Tentang perjalanan wisata medis di Malaysia ini, baru-baru ini saya mengikuti 'Bincang Kesehatan' dari Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) di Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Medan, pada Sabtu (20/07/2019). MTHC atau yang biasa disingkat Malaysia Healthcare ini merupakan grup penyedia layanan kesehatan swasta terpercaya di Malaysia. Tak hanya melayani layanan berkualitas World Class, namun juga membantu wisatawan kesehatan mendapatkan biaya terjangkau, kemudahan akses, serta layanan end-to-end yang bermakna akan dilayani sampai akhir.

Menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr Savitha (Head of Strategi Partnership, Malaysia, Ramsay Simae Darby Health Care) dan Farah Delah Suhaimi (Marketing Director Indonesia - MHTC). Topik yang diangkat dalam Bincang Kesehatan ini pun menarik yaitu "Fit for Life" dimana kesehatan adalah aset berharga yang harus dijaga sepanjang hidup.

Bicara soal kesehatan di Negara Malaysia, sudah bukan hal baru. Bagi warga kota Medan, bahkan warga dunia mengakui kecanggihan serta kemajuan industri kesehatan di Malaysia. Hal ini kami rasakan di keluarga sendiri, karena seorang sepupu saya pernah didiagnonis penyakit kronis oleh Dokter di sini, hingga hampir dioperasi dan diangkat sebelah payudaranya. Sempat berganti-ganti dokter dan rumah sakit, akhirnya dia sepakat agar pergi berobat ke Malaysia. Ternyata setelah diperiksa di sana, hanyalah gangguan lambung dan benjolan dikira tumor adalah sisa laktasi karena saat itu dia baru saja selesai mengASIhi bayinya. Usai berobat jalan selama 3 bulan, gangguan lambungnya sehat. Kini berjarak dua tahun dari pengobatannya dahulu, dia berhasil mengandung anak ke-4. Sungguh kesempatan hidup yang berharga, kan?
Baca cerita sepupuku di sini


Tantangan kesehatan yang dihadapi masyarakat global makin meningkat. Dr Savitha (Head of Strategi Partnership, Malaysia, Ramsay Simae Darby Health Care) menjelaskan bahwa perawatan pencegahan yang terpenting untuk menjaga kesehatan. "Pola hidup dan makanan yang dikonsumsi adalah faktor penting yang harus diperhatikan. Perbanyak minum air, hindari rokok dan alkohol, juga berolahraga teratur harus dilakukan untuk kesehatan. Selain itu, pemeriksaan kesehatan preventif juga selalu dilakukan untuk mencegah penyakit kronis," paparnya.

Topik tentang kesehatan ini sangat menarik, sebab di zaman digital saat ini, semua orang berlomba berpenampilan terbaik. Tubuh yang bugar dan kondisi prima juga aset berharga yang harus dijaga. Berharganya kesehatan ini sangat disadari oleh Malaysia Healthcare, karena itu jasa layanan wisata medis ini menjadi penting. Coba bayangkan, calon pasien di sini benar-benar dilayani dari awal hingga akhir. Sebagai calon pasien, kita pasti butuh saluran komunikasi dengan dokter ataupun rumah sakit yang bakal kita tuju. Estimasi budget dan durasi pengobatan kita, hingga layanan apa saja yang ingin kita terima. Mau berobat dimana? Mau menginap dimana? Rumah Sakit yang cocok untuk penyakit kita, apa? Tentu ini menjadi nilai penting yang amat diperhatikan oleh Malaysia Healthcare. 

Ms Farah Delah Suhaimi (Marketing Director Indonesia - MHTC) menjelaskan, ada 7 point penting yang ditawarkan Malaysia Healthcare untuk membantu para wisatawan kesehatan. Diantaranya adalah :

1. World Class Quality atau Kualitas Berkelas Dunia 
Menyadari pentingnya keamanan, privacy, dan keselamatan para pasien, MHTC diawasi penuh oleh Kementerian Kesehatan. Jadi setiap calon pasien pastinya merasa aman secara hukum dan layanan. Fasilitas kesehatan yang direkomendasikan MHTC juga sudah terakreditasi international. Dengan tenaga medis terlatih dan berpengalaman, didukung pula fasilitas modern berteknologi mutakhir.

2. Easy Accessibility atau Akses Yang Mudah 
Akses mudah yang ditawarkan MHTC adalah akses langsung ke dokter spesialis. Ini berarti waktu tunggu lebih singkat dengan berbagai perawatan yang tersedia. Untuk tahapan pengobatan, MHTC juga mendampingi calon pasien dari awal sampai akhir. Jadi calon pasien bisa fokus untuk kesembuhannya.

3. Competitive Affordability atau Keterjangkauan Kompetitif 
Ini dimaksud soal budget dan biaya yang harus dikeluarkan. MHTC termasuk yang biayanya relatif terjangkau dibandingkan dengan pesaing regional. Sebab harga perawatan ditentukan oleh Kementerian Kesehatan. Sebab itu, calon pasien sangat terbantu dengan pilihan layanan yang kompetitif.

4. Ease of Communication atau Komunikasi Yang Mudah 
Malaysia termasuk rumpun melayu yang bahasanya mudah dipahami oleh warga negara Indonesia. Professionalnya, layanan MHTC ini juga memberikan banyak bahasa selain Melayu. Diantaranya Bahasa Inggris, Hindi, Mandarin, dan masih banyak lagi. Mereka juga menyediakan penerjemah dan juru bahasa sehingga kita lebih nyaman dan paham saat berkonsultasi dengan dokter.

5. Global Halal Hub atau Pusat Halal Global 
Sudah pasti, wisatawan muslim yang datag ke Malaysia mencari wisata kesehatan yang halal. Mulai dari pengobatan yang halal, fasilitas ruang ibadah, hingga tempat makan halal di Malaysia. Duh, mantap kali pun!

6. Seamless End-to-End Journey 
Seperti yang sudah dijelaskan Ms Farah, perjalanan mulus hingga akhir adalah value yang ditawarkan MHTC. Mulai titik awal, dari point pertanyaan dari negara asal, kedatangan dan sampai ke perawatan setelah kembali ke rumah. Karena itu, team MHTC juga menyambut kita di Bandara International Kuala Lumpur & Penang, serta menemani kita menunggu penjemputan oleh Hotel/Rumah Sakit di Malaysia Healthcare Concierge & Lounge.

7. Healthcare Travel Awards - Malaysia 
Sebagai wisatawan kesehatan tentu kredibilitas dari layanan menjadi pertimbangan untuk berobat ya. Tak hanya merekomendasikan perjalanan yang bersertifikasi, MHTC sendiri juga punya banyak penghargaan Global sejak tahun 2014, 2015, 2016, 2017, dan 2018. 


Selama masa promo Air Asia Travel Fair 2019, Ramsay Sime Darby Health Care (part of Malaysia Healthcare) juga memberikan diskon 30% untuk paket pemeriksaan kesehatan dan antar jemput gratis dari Bandara ke Rumah Sakit (2 way). Penawaran khusus ini berlaku hingga 31 Desember 2019 dan HANYA berlaku di tempat pameran selama 3 hari. HANYA berlaku untuk paket pemeriksaan di brosur, serta tidak dapat digabungkan dengan diskon dan promosi lainnya. Adapun 3 pusat medis yang memberikan paket diskon ini adalah :

  1. SUBANG JAYA MEDICAL CENTRE, pusat perawatan kanker luar biasa. Di sini terdapat perawatan kanker multidisiplin, komprehensif dan fasilitas modern. Harga yang ditawarkan untuk basic package selama program diskon ini mulai dari harga IDR 1.130.000
  2. ARA DAMANSARA MEDICAL CENTRE, pusat terbaik perawatan otak, jantung, mata, tulang dan syaraf. Harga yang ditawarkan untuk wellness package selama program diskon ini mulai dari harga IDR 1.050.000.
  3. PARKCITY MEDICAL CENTRE pusat keunggulan untuk anak-anak, wanita dan perawatan lansia. Di sini juga menjadi pusat vaksinasi terpercaya untuk Health Screening Centre. Harga yang ditawarkan untuk Vital Health Programme 4 package selama program diskon ini mulai dari harga IDR 2.530.000,.
Oh ya, informasi lengkap tentang rumah sakit di Malaysia ini dapat dihubungi via Whatsapp/Call ke +6281289710029 atau cek lamannya di www.medicaltourismmalaysia.comMereka juga aktif memberikan edukasi programnya di Instagram Official di @medtourismmy.id | Saat ini, kantor pusatnya di Indonesia berlokasi di International Financial Centre 2, Level 33, Unit 41, Jalan Jend. Sudirman Kav.22-23, Jakarta 12920. 

Ditulis oleh : Sakinah Annisa Mariz

8 comments

  1. Terima kasih telah mampir dan memberi komentar di blog saya. Blog walking siap meluncur!

    ReplyDelete
  2. Aha ....saya sangat setuju sekali tentang cerita sakina ini karena saya sudah 3 kali berkunjung kemalaysia untuk berobat.yang saya rasakan ketika pertama sekali berobat kemalaysia ini begitu saya menginjakkan kaki kemalaysia saya lupa bahwa saya sedang sakit dan akan berobat.kenapa bisa begitu...? karena ketika saya menuju kehospitalnya saja saya melihat kotanya asri banyak pepohonan bersih lalu lintas ramai tapi begitu teratur.wow..kpn ya kota medan saya seperti ini..dan ketika tiba dihospital saya tidak merasa seperti berada dihospital karena tidak ada aroma seperti hospital kita dimedan yang begitu masuk tambah stress saya memikirkan mau diapakan saya ya 😷 dan begitu bertemu dokter penjelasan yang diberikannya pun cepat dengan pengambilan tindakan yang harus dilakukan pada saat itu juga jadi kita tidak harus stress duluan memikirkan bagaimana hasilnya sakit saya ya πŸ˜‚.wah...recomended banget dech wisata medis kemalaysia ini jika ingin lebih jelasnya pengalaman saya berobat boleh baca dech dicerita sepupunya sakina.😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, curhat sekalian nih yee kak. Iya, kalau suasana berobat seperti wisata, sakit pun lupa yang ada hati riang penyakit pun menghilang ya kak. Sip kak, selalu jadi inspirasi banyak orang ya kak.

      Delete
  3. Enak sekarang kan kak kin udah ada Malaysia Healthcare, jadi gampang kalo mau berobat ke malaysia. Semua bisa dirancang dlu, bahkan paket2nya juga murah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul itu kak, estimasi budget itu perlu kali ya kak, apalagi kalau mau dapat pelayanan maksimal. Khususnya buat Orangtua kita, misalnya. Sip kakak

      Delete
  4. Perawatan medis yang dilakukan semakin nyaman kan, sis. Rumah sakit yang kece dan pelayanan yang bagus sehingga nyaman para pasien yang ingin melakukan pengobatan. Apalagi dengan adanya Malaysia Healthcare ini seperti sambil wisata juga perawatannya karena dibantu dari kepergian ke tempat tujuan hingga kepulangan kembali ke negeri sendiri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kakak, jadi seandainya kita mau berobat, sendirian pun bisa ya kakak, karena di sana ada guide yang menemani, mengantar, mengatur perjalanan kita. Belum lagi rumah sakitnya bagus, lupa deh kalau lagi sakit. hehe

      Delete

Mohon tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar. Terima kasih.

Literasi Digital